HALBAR.Opsi – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang, Bupati Halmahera Barat Danny Missy menegaskan tidak boleh ada Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat yang ikut bermain politik. Ia menyampaikan akan ada sanksi tegas jika ada laporan atau temuan ASN Pemkab yang terlibat politik atau tidak netral dalam Pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang.
”Walau punya hak politik, tetapi sudah ada aturan yang jelas bahwa ASN tidak boleh berpolitik. Jadi saya tegaskan bahwa mereka tidak boleh jadi tim sukses dan terlibat dalam politik praktis,” ungkap Danny saat memimpin apel bersama ASN, Senin (14/9).
Danny juga menambahkan, seluruh ASN harus tetap menjaga netralitas dalam politik, terlebih lagi netralitas ASN telah diatur dalam berbagai regulasi dan jika ada ASN yang terbukti terlibat dalam politik, dan ada laporan, maka akan dilakuan sanksi tegas. Ia juga meminta kepada ASN agar benar-benar mematuhi semua aturan yang ada.
”Saya sudah mendapat teguran dari pihak Polda Malut terkait dengan postingan-postingan oknum ASN di sosial media (facebook), serta mendapat laporan ada beberapa oknum ASN Pemkab Halbar yang terlibat, jika ada yang melanggar akan kita tindak tegas, tentu sesuai dengan aturan,” tegasnya.(red)
















