Menu ✖

Mode Gelap
Semarak FTJ 2023, BPKD Halbar Gelar Lomba Dayung Wakil Bupati Menyerahkan Uang Saku JCH Halbar Wakil Bupati Resmi Melepaskan 72 CJH Halbar Pekan Ini 72 Cjh Halbar di Berangkatkan Pemda Halbar MoU dengan BSSN. Sekda : Ini Upaya Transformasi Digital

Politik · 18 Sep 2020 21:18 WIB ·

Menghadiri Satu Dasawarsa Komunitas Djarod, Yamin Tawary Paparkan Konsep Ekonomi Kerakyatan


 Menghadiri Satu Dasawarsa Komunitas Djarod, Yamin Tawary Paparkan Konsep Ekonomi Kerakyatan Perbesar

TERNATE.Opsi – Calon wali kota Ternate M. Yamin Tawary mengatakan, ada dua hal yang perlu dijaga dalam mengelola pemerintahan, yakni pemerintahan yang bersih dan kesejahteraan rakyat.

Hal ini dikatakan politisi gaek itu ketika memaparkan pandangannya tentang upaya menghidupkan ekonomi kerakyatan dalam rangka mendorong kesejahteraan warga Kota Ternate pada diskusi publik memperingati Satu Dasawarsa Komunitas Jarod, Jumat (18/9) malam tadi di Ternate.

Yamin bilang, pembangunan dan pemerintah harus mampu melindungi bangsa dan masyarakatnya. “Untuk Kota Ternate kita harus menegakkan adat se atorang,” ungkapnya.

Menurut politisi senior ini, pemerintah Kota Ternate harus mampu membuka lapangan kerja sebesar-besarnya, Sehingga mampu menyerap ternaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di Kota Ternate.

“Karena tidak ada lapangan kerja, orang akhirnya memilih untuk menjadi tukang ojek, padahal dia bergelar sarjana,” tukasnya.

Yamin juga menjelaskan, saat ini lapangan kerja di Kota Ternate sangat minim sehingga orang-orang lokal kebanyakan justru memilih jadi tukang ojek.

Di sisi lain menurutnya, keberadaan Alfamidi yang menjamur di Ternate secara tidak langsung telah membunuh UMKM dan pedagang kecil di Kota Ternate.

“Dikarenakan dengan adanya Alfamidi uang tidak lagi berputar di Kota Ternate. Uang yang seharusnya berputar di kota ini sehingga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat justru dibawa ke Jakarta,” katanya.

Menurut Yamin, sudah seharusnya pemerintah memberdayakan UMKM, mempermudah akses mereka ke perbankan dan membuka pasar bagi produk mereka sehingga UMKM bisa terus bertumbuh.

Dia mencontohkan, UMKM yang punya potensi namun kurang mendapat atensi pemerintah adalah produksi kerajinan bambu di Kelurahan Tongole. Yamin bilang, kerajinan bambu Tongole ‘mati segan hidup tak mau.

“Andai semua rumah-rumah di Ternate memiliki produk bambu Tongole, maka UMKM di Ternate akan berjaya,” pungkasnya.(tj0)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringati Hari Lalu Lintas, Polisi Cilik Polres Halbar Raih Juara II

23 September 2026 - 04:47 WIB

Merasa Bangga, “Greis Bau Bau” Duta Muda Maluku Utara Bertemu Menteri Ekonomi Kreatif TRH

19 September 2026 - 06:22 WIB

Memasuki Masa Sidang, Ibnu Komitmen Suarakan Kebutuhan Masyarakat Perumahan Desa Tedeng

24 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Reses.! Ratusan Masyarakat Desa Adu Keluhkan Air Bersih

24 Agustus 2026 - 05:03 WIB

Semarak Hut RI Ke 81, DPC Partai Gerindra Halbar Salurkan Paket Sembako

18 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Peringati HUT ke-25, Kegiatan Gerakan Lihat Sampah Angkat “GELISA” Sukses Digelar

17 Juli 2026 - 01:31 WIB

Trending di Politik