Menu

Mode Gelap
Semarak FTJ 2023, BPKD Halbar Gelar Lomba Dayung Wakil Bupati Menyerahkan Uang Saku JCH Halbar Wakil Bupati Resmi Melepaskan 72 CJH Halbar Pekan Ini 72 Cjh Halbar di Berangkatkan Pemda Halbar MoU dengan BSSN. Sekda : Ini Upaya Transformasi Digital

Pemerintahan · 15 Jan 2026 00:48 WIB ·

Duka Pilu Menghampiri Nurjaiba, Cuma Nyawa & Pakaian Dibadan Yang Selamat


 Kucuran air mata ibu Nurjaiba Abas saat di datangi sejumlah media dan relawan. Rabu,(14/01/2026). Perbesar

Kucuran air mata ibu Nurjaiba Abas saat di datangi sejumlah media dan relawan. Rabu,(14/01/2026).

OpsiNews Banjir yang melanda Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada Rabu (07/01/2026) kemarin telah meninggalkan luka mendalam bagi warga yang terdampak. Salah satu korban asal Desa Gamlamo, Kecamatan Ibu, Nurjaiba Abas.

Ia menceritakan, detik-detik menegangkan saat air masuk ke rumahnya di tengah hujan deras.

Nurjaiba yang tinggal bersama keluarganya tak menyangka bahwa hujan kali ini akan merusak. Selama puluhan tahun tinggal di rumah tersebut, ia baru merasakan pertama kali banjir yang begitu parah.

“Kejadiannya itu awalnya hujan kecil, terus tiba-tiba besar. Saat itu kami sedang tidur, lalu ada orang lempar seng dengan maksud membangunkan kami karena terjadi banjir. Saat kami terkaget dari tidur, air sudah masuk ke semua ruangan. Tinggi air sampai di pinggang. Saat itu kami tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga,” kata Nurjaiba kepada Beritadetik.id di rumahnya di Desa Gamlamo. Rabu (14/01/2026).

Akibat banjir tersebut, rumah dan seluruh barang berharga ikut hilang, mulai dari peralatan rumah tangga, kasur, pakain, hingga surat-surat penting. “Ijazah, KTP, KK dan surat-surat penting hilang tak tahu di mana. Tidak ada yang bisa diselamatkan. Bahkan kami lari hanya bawa pakaian di badan,” ujarnya.

Kini, Nurjaiba harus mengungsi sementara di rumah saudaranya, lantaran rumah mereka lenyap dihantam banjir. Sementara lokasi rumahnya dilakukan pembersihan sisa-sisa kotoran akibat banjir.

“Ini pertama kali setelah puluhan tahun kami tinggal di rumah ini mengalami banjir separah ini. Rasanya sungguh tidak menyangka,” kata dia.

Dia berharap Pemerintah Kabupaten Halbar dapat membantu warga yang terdampak untuk segera pulih dari bencana ini. “Harapan saya, pemerintah bisa membantu kami, terutama yang kehilangan banyak barang berharga,” harap Nurjaiba.

Merespon hak tersebut, Bupati Halbar, James Uang menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menginventarisir rumah rusak akibat banjir.

“Pertama kita melakukan investigasi, apakah rumah yang rusak itu kita bangun (rumah baru) di tempat seperti semula ataukah kita pakai konsep relokasi. Ada beberapa rumah yang tidak bisa dibangun lagi di tempat yang sama, contoh seperti di Desa Gamlamo dan beberapa desa lainnya. Jadi, kita sudah sampaikan ke Kades Gamlamo bahwa lahan desa mereka kan ada, nanti kita konsepkan relokasi beberapa rumah warga yang rusak berat,” tandas mantan anggota DPRD 4 periode itu.**

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dipimpin Riski Samsudin, Karang Taruna Soa Romdidi Salurkan Bantuan & Bakti Sosial

15 Januari 2026 - 00:25 WIB

Kolaborasi Dishub & Organda Lintas Halmahera Untuk Bantuan Korban Bencana di Halmahera Barat

14 Januari 2026 - 10:36 WIB

Tunjukkan Kepedulian Nyata, IAI Halmahera Barat Menyalurkan Bantuan Kemanusiaan

11 Januari 2026 - 00:28 WIB

Insentif Belum Terbayar, Perangkat Desa Tagea Kecam Kinerja Camat & Kadis DPMPD

9 Januari 2026 - 22:48 WIB

Dilanda Cuaca Ekstrem, Banjir dan Tanah Longsor Rusaki Rumah Warga Di Halmahera Barat

7 Januari 2026 - 04:16 WIB

Berdasarkan Bukti, Kepala Desa Tagea Resmi di Berhentikan

2 Januari 2026 - 09:57 WIB

Trending di Pemerintahan