Menu

Mode Gelap
Semarak FTJ 2023, BPKD Halbar Gelar Lomba Dayung Wakil Bupati Menyerahkan Uang Saku JCH Halbar Wakil Bupati Resmi Melepaskan 72 CJH Halbar Pekan Ini 72 Cjh Halbar di Berangkatkan Pemda Halbar MoU dengan BSSN. Sekda : Ini Upaya Transformasi Digital

Politik · 9 Apr 2026 08:05 WIB ·

Halbar Sakit: Retorika Tinggi, Tindakan NOL


 Dasril Hi Usman anggota DPRD Kabupaten Halmahera Barat Perbesar

Dasril Hi Usman anggota DPRD Kabupaten Halmahera Barat

OpsiNews Masalah rumah sakit di Jailolo yang terus berlarut-larut kini bukan lagi sekadar keluhan, melainkan kegagalan nyata pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar masyarakat. Kelangkaan obat, buruknya pelayanan, hingga manajemen yang semrawut adalah potret krisis yang terjadi di depan mata. dan ironisnya, dibiarkan tanpa tindakan tegas.

Bupati James Uang yang selama ini menggaungkan program “Halbar Sehat” justru tampak kehilangan arah ketika dihadapkan pada realitas di lapangan. Apa yang disampaikan ke publik tidak sejalan dengan kondisi yang dirasakan masyarakat. Slogan besar tidak ada artinya ketika rumah sakit sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan justru berada dalam kondisi memprihatinkan.

Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Barat, Dasril Hi Usman melalui via handphone ke media ini Kamis, (09/4/2026) mengatakan bahwa, Lebih memprihatinkan lagi, DPRD yang seharusnya menjadi cambuk masyarakat justru diam dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat.

“Fungsi kontrol lemah, bahkan terkesan lumpuh di tengah krisis pelayanan publik yang begitu nyata,” ungkap Dasril.

Dasril bilang, kondisi ini telah menjadi konsumsi publik luas di Maluku Utara. Bukan lagi isu internal, melainkan cerminan buruk tata kelola pemerintahan di Halmahera Barat.

“Ketika persoalan sebesar ini tidak mampu ditangani dengan serius, maka yang dipertaruhkan bukan hanya pelayanan kesehatan, tetapi juga harga diri daerah dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Sudah cukup pembiaran ini, sambung Dasril seharusnya Bupati dan DPRD tidak bisa terus bersembunyi di balik alasan normatif. Rakyat menuntut tindakan nyata. pembenahan total manajemen rumah sakit, ketersediaan obat yang terjamin, serta transparansi penuh atas apa yang sebenarnya terjadi.

“Jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, maka publik sudah harus tegas memprotes bahwa pemerintah daerah telah gagal menjalankan tanggung jawabnya. Dan kegagalan itu tidak bisa lagi ditutupi dengan retorika,” tegasnya.**

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pansus RSUD Jailolo Belum Bersikap, Diandra Tunggu Rapat Bersama Ketua Partai

8 April 2026 - 10:40 WIB

Pembentukan Pansus Rumah Sakit, Ketua DPRD Halmahera Barat Buka Suara

8 April 2026 - 05:50 WIB

Setuju Pansus BLUD RS di Atas Kertas, Mandek di Tindakan

8 April 2026 - 00:00 WIB

Manajerial BLUD RSUD Jailolo Amburadul, Fraksi Demokrat Konsisten Bentuk Pansus

7 April 2026 - 11:02 WIB

Rakyat Menderita, Pansus Dihambat: Ada Apa di Balik Kisruh DPRD Halbar?

7 April 2026 - 07:14 WIB

Gelar Pangan Murah, Ratusan Masyarakat Padati Kantor Golkar Halmahera Barat

9 Maret 2026 - 03:01 WIB

Trending di Politik