Menu

Mode Gelap
Semarak FTJ 2023, BPKD Halbar Gelar Lomba Dayung Wakil Bupati Menyerahkan Uang Saku JCH Halbar Wakil Bupati Resmi Melepaskan 72 CJH Halbar Pekan Ini 72 Cjh Halbar di Berangkatkan Pemda Halbar MoU dengan BSSN. Sekda : Ini Upaya Transformasi Digital

Pemerintahan · 22 Mar 2021 15:37 WIB ·

Tekan Pengelolaan Pemerintahan & Keuangan, Musrembang Berakhir Dikecamatan Loloda


 Tekan Pengelolaan Pemerintahan & Keuangan, Musrembang Berakhir Dikecamatan Loloda Perbesar

JAILOLO, Opsinews.com – Setelah berlangsung kurang lebih dua pekan, Musrenbang Tingkat Kecamatan seHalbar berakhir, Senin (22/3).

Dihadiri Wakil Bupati Djufri Muhammad, kecamatan loloda menjadi Musrenbang penutup

Seperti Musrenbang di Kecamatan yang lain, orang nomor dua di Pemda Halbar ini mengawali sambutan dengan mengabsensi kepala-kepala Desa dan Ketua atau anggota BPD.

Dari 27 Desa yang ada di Kecamatan paling Utara Kabupaten Halbar itu, terdapat beberapa Kepala Desa yang tidak terlihat yakni Kades Bosala, Pumadada, Barataku dan Baja.

Setelah mengkroscek kehadiran para Kades, Ketua Nasdem Halbar ini melanjutkan pidatonya. Dia mengatakan, Forum Musrenbang harus dilakukan secara baik, menyusun prioritas kegiatan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Agar tidak menimbulkan stigma (buruk) bagi masyarakat,” pinta Djufri.

Mantan Anggota DPRD Halbar ini menghimbau para Kades, agar menyusun RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Desa) yang baik, disertai sumber pendanaan. Tujuannya kata Djufri, agar Kepala Desa memiliki target pembangunan yang terukur.

“Jangan hanya menyalahkan Dana Desa, akan lambat pembangunan di Desa itu, karena banyak sumber pendanaan, misal APBN, APBD Provinsi atau Kabupaten bahkan swadaya masyarakat,” himbunya.

Program pembangunan Pemda Halbar di bawah kepemimpinan James Uang dan Djufri Muhammad atau biasa disingkat JUJUR, selain Penataan Kota Jailolo, Infrastruktur Jalan ke Loloda, Juga akan memperbaiki tata kelolah Pemerintahan dan Keuangan daerah.

Dalam slogan diahi, tatakelolah pemerintahan dan keuangan daerah kata pria yang memulai karir politiknya sebagai Ketua Pemuda di Desa Matimbati ini, dibutuhkan team work yang kuat dan solid.

“Saya kira dua hal (tata kelolah pemerintahan dan keuangan,red) ini juga sangat berpengaruh, jika tidak ditata dengan baik, akan sulit kita wujudkan konsep Diahi Halbar yang sudah kami sampaikan saat kampanye,” jelasnya

Usai dilantik sebagai wakil Bupati Halbar 26 februari lalu, dia mendapati jumlah hutang Pemda Halbar terhadap pihak ketiga sebesar Rp260 Milyar. Angka yang cukup besar menurutnya.

Dalam kurun waktu tiga minggu, bersama inspektorat, hutang sebesar itu berhasil ditekan menjadi Rp180 Milyar. Dengan cara mengkroscek kembali kevalidan data jumlah hutang tersebut.

Alhasil, hutang rill hanya Pemda hanya Rp180 Milyar.

Meskipun angka hutang rill Pemda sudah ditekan turun jauh, namun, upaya penghematan terus dilakukan Bupati James dan Wabup Djufri.

Oleh sebab itu, belanja operasional Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang melekat di DPA Sekretariat Daerah juga akan menjadi sasaran pengurangan.

“Cukup besar belanja BBM Sekretariat daerah, harus lebih hemat lagi,” bebernya.

Hadir dalam pembukaan Musrenbang Kecamatan Loloda, Kepala BP3D Soni Balatjai, Kadis Kesehatan Rosfintje Kalengit, Camat Loloda Aman Syamsuddin, dan Muspika Loloda.

Reporter : tim
Editor      : nano

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bantah Tudingan Rizaldi, Kapolres Halbar Harus Profesional & Mempertimbangkan

13 Maret 2026 - 14:08 WIB

Kolaborasi, Bapenda & Pers Halbar Gelar Buka Bersama

13 Maret 2026 - 10:18 WIB

Halbar Religius.! Pemda Halbar Membagikan 300 Paket Sembako

9 Maret 2026 - 15:00 WIB

Bertempat di 3 Lokasi, GOW Halbar Melakukan Pembagian Takjil

9 Maret 2026 - 14:50 WIB

DPRD Halmahera Barat Gelar Paripurna Hari Jadi Halbar ke-23 Tahun

4 Maret 2026 - 11:50 WIB

Abaikan Aturan, Masyarakat Desa Moiso Ancam Boikot Kantor Desa

4 Maret 2026 - 04:47 WIB

Trending di Pemerintahan