MABA, Opsinews.com – Lebih dari 65 Hektar kebun kelapa milik masyarakat yang berada di Kecamatan wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, mengalami penurunan produksi atau gagal, bahkan bisa menyebabkan pohon kelapanya mati akibat serangan Hama Seksava. Sehingga harus dilakukan penanganan emergenci oleh Pemerintah Haltim.
Kepala bidang Pertanian Dinas Pertanian Haltim, Saira Adam mengatakan bahwa, Dinas Pertanian sudah mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada dua desa yang berada di Kecamatan wasilei Selatan diserang oleh Hama Seksava. Setelah mendapat laporan kata dia, kami langsung diperintahkan oleh Bupati untuk mendatangi lokasi yang terserang Hama Seksava.
“Dua desa tersebut diantaranya, Desa Minamin yang dimana sudah 50 hektar kebun pohon kelapa yang terserang Hama Seksava, sedangkan untuk Desa Saolat itu lebih dari 15 Hektar lahan kebun pohon kelapa yang diserang Hama. Sehingga secara keseluruhan sudah lebih dari 65 Hektar kebun yang diserang hama Seksava, dan menyebabkan gagal panen,” ujar Saira, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (23/6)
Setelah kami turun meninjau lokasi, lanjut Saira, Hama Seksava sudah menyerang tanaman masyarakat kurang lebih 3 bulan. Mulai dari bulan Maret hingga saat ini. Namun hingga saat ini, belum ada tindakan penanganan yang dilakukan oleh Pemda Haltim, terutama dinas Pertanian.
Saira menambahkan, Semetara di dinas Pertanian sendiri, untuk dana emergensi itu tidak ada, mengingat karena kondisi Daerah yang defisit dan lain sebagainya, maka hal ini harus disampaikan laporan ke Bupati baru bisa kita tindak lanjuti.
“Laporanya sudah kita buat, tinggal kita berikan pada bupati atau wakil bupati pada hari ini, namun Bupati dan Wakil belum ada ditempat, maka masih menunggu,” katanya.
Sedangkan untuk penanggulangan hama seksava sendiri, Saira mengatakan ada beberapa cara yang ramah lingkungan, diantaranya menggunakan perangkap serangga yang menggunakan lem serangga, kemudian juga kita menggunakan injeksi atau menggunakan bor untuk menyuntikan obat ke batang pohon kelapa.
“Jadi untuk penanganan hama Seksava di dua desa tersebut harus menggunakan penanganan penyuntikan obat ke batang pohon kelapa, karena hama tersebut menyerang daun pohon kelapa tinggal menyisakan lidinya, sehingga harus melakukan penyuntikan obat di batang pohon kelapa,” ujar Saira
Dirinya menambahkan, untuk hama Seksava yang menyerang perkebunan pohon kelapa di Kecamatan Wasile Selatan tersebut sudah harus dilakukan penanganan Emergensi oleh Pemda Haltim.
Penulis : Ris
Editor : Nano
















