OpsiNews – Pasca Kebakaran yang melanda satu unit rumah warga milik Ibu Marlina di Dusun Sungara Desa Wayamiga Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara hingga kini belum ada sentuhan maupun reaksi dari BPBD Kabupaten.
Sampai saat ini, korban beserta ke tiga anaknya masih harus mengungsi di rumah warga serta diberikan makan sama warga yang sudah memasuki 5 hari.
Sejumlah warga dusun sungara desa wayamiga menyesali adanya janji dari BPBD Kabupaten Halmahera saat melakukan kroscek di lapangan, yang mana kejadian kebakaran tersebut sudah di laporkan pemerintah desa sejak Senin (13/4/2026) kemarin.
Sementara, berdasarkan Program dan fokus utama BPBD Kabupaten Halmahera Selatan di tahun 2026 ini, lebih lebih fokus pada penanganan pasca-gempa dan bencana alam lainnya, termasuk musibah kebakaran untuk dapat memastikan logistik dapat tersentuh bagi warga terdampak musibah.
Justru ini terbalik, hingga memasuki 5 hari pasca bencana (Kebakaran), pihak BPBD setempat sampai saat ini tidak terlihat. Ini tentunya menjadi sorotan publik, dimana tugas dan peran BPBD dalam menangani pasca bencana.
Sementara, pihak korban Marlina bersama ketiga anaknya yang di tinggal suaminya sejak 2024, berharap pada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Bassam Kasuba agar dapat melakukan kunjungan langsung.
“Saya berharap agar pak Bupati dapat hadir di tengah-tengah derita yang kita (Saya) rasakan. Sehingga beban yang kita alami bisa mendapat solusi serta keringanan,” harapnya. (WK/001)**

















