HALBAR.Opsi – Persiapan akreditasi tahun 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Barat menggelar workshop Pemahaman Standar Dan Instrumen Akreditasi, yang bertempat di Hotel Karunia, Desa Jalan Baru, Kecamatan Jailolo, Rabu (21/10).
Peserta dalam kegiatan tersebut adalah
Kepala-kepala Puskesmas, Ketua Pokja UKM, UKP, Admin, Ketua Tim Mutu serta Tim Pendamping Akreditasi Puskesmas. Dan sebagai Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Empat orang Surveyor Akreditasi FKTP dari Provinsi Maluku Utara, yang ditunjuk langsung oleh Kemenkes RI.
Upaya peningkatan Mutu pelayanan itu dilihat dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yakni, Keselamatan Pasien, Audit Internal dan Tinjauan manajemen serta pencegahan dan pengendalian Infeksi bagi Petugas Puskesmas Tahun 2020.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan, Dinkes Halmahera Barat, Sahril Amin. Selaku ketua Panitia, dalam sambutan menyampaikan, untuk menguatkan mutu pelayanan, puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali.
Proses akreditasi Puskesmas itu dilakukan oleh lembaga independen, yang diberikan kewenangan oleh Kementrian kesehatan RI. Berdasarkan kode etik dan ketentuan pelaksanaan yang berlaku.
“Narasumber yang hadir akan berikan pengetahuan dan pemahaman kepada Peserta workshop, tentang pentingnya akreditas Puskesmas,”ujarnya.
Dirinya pun berharap kepada masing- masing keterwakilan dari Puskesmas, agar bisa dapat mencerna dengan baik penyampaian materi nanti.
“Diharapkan kepada peserta agar dapat mengambil ilmu yang di berikan dari Narasumber (tim Surveyor) Akreditasi, sehingga dapat di jalankan dalam setiap kerja- kerja di Puskesmas,”kata Sahril.
Dikesempatan itu, Rosfintje Kalengit, selaku Kadinkes Halmahera Barat saat di konfirmasi mengatakan, kunci keberhasilan dalam setiap kerja, harus miliki kekompakan, Kerja Keras, dan Tepat.
“Kita harus bersama- sama (Kerja Keras), mana yang pertama kita dahulukan (Kerja Cerdas), dan harus kita konsisten waktu (Kerja Tepat). Jika itu sudah berjalan searah, maka kita optimis, kita akan meraih Sukses,”tuturnya.
Dirinya berharap agar sama-sama untuk manfaatkan Puskesmas yang ada di Kabupaten Halmahera Barat, karena sudah terjadi banyak perubahan baik di segi Infrastruktur, Alat Kesehatan dan Ketenagaan sudah memenuhi standar, ini dibuktikan dengan 11 Puskesmas sudah terakreditasi.
“Kami harapkan, muda- mudahan semua Puskesmas yang ada di Halbar, bisa melakukan Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan standar akreditasi yang di tetapkan, sehingga masyarakat dapat merasakan hasilnya,”harapnya.
Tambah Rosfintje, Jika harapan itu dapat dicapai di setiap Puskesmas, maka harus membutuhkan kerja sama antara stakeholder yang ada.
“Olehnya itu kerja harus bersinergi, dan bisa berkoordinasi dengan lintas sektor terkait, bahkan Dinas terkait, maupun stakholder yang ada di Kecamatan,”tutupnya.(tj0)















