MABA, Opsinews.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, mendorong kenaikan konstribusi pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada tahun-tahun berikutnya mencapai Rp. 5,000,000,000 untuk kontribusi pada Pendapatan Daerah.
“Tapi Pemda dan BUMD target tiap tahun harus naik terus menerus. Karena Beberapa tahun belakangan ini kontribusi BUMD hanya pada angka Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar, untuk itu Pemda Haltim mendorong BUMD agar pada tahun berikutnya berkontribusi hingga Rp 5 miliar,” ujar Sekda Haltim Ricky Chairul Rifat, Selasa (02/11)
Maka dari itu, kata dia, Pemda harus mengsuport dengan memasang target pertahunnya kontribusi BUMD pada Daerah Rp 5 miliar.
“Maka dari itu, Pemda dan BUMD akan melakukan rapat terus menerus per bulan, agar pendapatan kontribusi BUMD untuk Daerah harus naik,” tegasnya.
Chairul bilang, BUMD juga mempunyai angkutan publik yang akan menilai BUMD punya kinerja keuangan dan kinerja manajemen terkait dengan BUMD, nanti kita akan sama-sama membahas pada rapat-rapat yang dilakukan.
“Jadi, ada beberapa hal pada BUMD yang kontrak beberapa tahun kedepan mengalami masalah , untuk transitmen BUMD mengalami penurunan harga satuannya dari beberapa tahun yang lalu. Muda-mudahan ada langkah kongkrit yang diambil BUMD sehingga mengalami kenaikan,” ujarnya.
Selaku ketua badan pengawas BUMN, lanjut Chairul, menanyai kemampuan BUMD pada tahun 2022, untuk berkontribusi pada PAD. Sehingga Pemda juga mendorong BUMD agar dapat berkontribusi untuk Daerah setiap tahun meningkat.
“Untuk itu kita juga butuh konsolidasi dari Pemda. Kemudian BUMD juga ada beberapa perubahan di struktur organisasi maka kita akan coba membantu BUMD,” tandasnya.
Penulis : Ris
Editor : Nano















