Menu

Mode Gelap
Semarak FTJ 2023, BPKD Halbar Gelar Lomba Dayung Wakil Bupati Menyerahkan Uang Saku JCH Halbar Wakil Bupati Resmi Melepaskan 72 CJH Halbar Pekan Ini 72 Cjh Halbar di Berangkatkan Pemda Halbar MoU dengan BSSN. Sekda : Ini Upaya Transformasi Digital

Politik · 12 Apr 2025 12:39 WIB ·

GOLKARsPAN Merespon Positif Upaya Penelusuran Mafia Minyak Tanah di Halbar


 Dasril Hi. Usman ketua PAN Halmahera Barat Perbesar

Dasril Hi. Usman ketua PAN Halmahera Barat

OpsiNews – Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara yang juga selaku anggota DPRD dari Fraksi Golkar-Pan (GOLKARsPAN) merespon wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait kelangkaan BBM jenis minyak tanah.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Fraksi PAN, Dasril Hi. Usman kepada media ini pada Sabtu, (12/4/2025). Dasril mengatakan, kelangkaan minyak tanah di Halmahera Barat cukup lama dirasakan oleh masyarakat.

Ia mengaku, kuota minyak tanah di Halmahera Barat sebanyak 525 ton. Menurut dia, jika dihitung per Kepala Keluarga (KK), 525 ton per bulan sudah lebih dari cukup.

“Berdasarkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh stakeholder pada Rabu kemarin, diketahui kuota minyak tanah di Halmahera Barat sebanyak 525 ton per bulan. Angka ini kalo dihitung berdasarkan metode pembagian per kepala rumah tangga bisa dibilang lebih dari pada cukup. Namun masyarakat masih kesulitan mendapatkan minyak tanah,” katanya dalam pres rilis yang diterima media ini.

Tak hanya itu, lanjut Dasril, harga minyak tanah yang terbilang tinggi juga dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, Dasril menegaskan, Fraksi GOLKARsPAN mendukung penuh upaya pembentukan pansus minyak tanah yang diinisiasi Komisi II.

“Untuk bisa mengungkap kebenaran atas kejahatan mafia minyak tanah di Halmahera Barat, kami Fraksi GOLKARsPAN mendukung upaya Komisi II yang menginisiasi pembentukan pansus minyak tanah di Halmahera barat,” tegasnya.

Ditanya terkait siapa dalang dari semua ini, Dasril mengatakan, dirinya belum bisa berkomentar lebih jauh. “Soal siapa yang mafia minyak tanah, saya belum bisa berkomentar banya disini, yang pasti tujuan pansus salah satunya adalah mengungkap siapa dalang kelangkaan minyak tanah di Halmahera Barat selama ini,” tegasnya.**

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelayanan RSUD Jailolo Memicu Perdebatan, Glen Desak Paripurna Pansus di Segerakan

14 April 2026 - 16:22 WIB

Masyarakat Mengeluh, Direktur RS Dibela: Bupati di Pihak Mana?

10 April 2026 - 09:39 WIB

Halbar Sakit: Retorika Tinggi, Tindakan NOL

9 April 2026 - 08:05 WIB

Pansus RSUD Jailolo Belum Bersikap, Diandra Tunggu Rapat Bersama Ketua Partai

8 April 2026 - 10:40 WIB

Pembentukan Pansus Rumah Sakit, Ketua DPRD Halmahera Barat Buka Suara

8 April 2026 - 05:50 WIB

Setuju Pansus BLUD RS di Atas Kertas, Mandek di Tindakan

8 April 2026 - 00:00 WIB

Trending di Politik