Menu ✖

Mode Gelap
Semarak FTJ 2023, BPKD Halbar Gelar Lomba Dayung Wakil Bupati Menyerahkan Uang Saku JCH Halbar Wakil Bupati Resmi Melepaskan 72 CJH Halbar Pekan Ini 72 Cjh Halbar di Berangkatkan Pemda Halbar MoU dengan BSSN. Sekda : Ini Upaya Transformasi Digital

Pemerintahan · 3 Agu 2026 23:53 WIB ·

Bentrokan Antarwarga, Kades Bataka Apresiasi Langkah Wakil Bupati


 Wakil bupati dan Kepala Kesbangpol Halbar beserta masyarakat Desa Bataka Kecamatan Ibu selatan. Perbesar

Wakil bupati dan Kepala Kesbangpol Halbar beserta masyarakat Desa Bataka Kecamatan Ibu selatan.

OpsiNews – Bentrokan antarwarga Desa Tuguis, Kecamatan Ibu Utara, dengan warga Desa Bataka, Kecamatan Ibu Selatan, yang terjadi usai pertandingan sepak bola di Lapangan Soa Sangaji, Desa Tuguis, Minggu (2/8/2026), hingga kini belum berhasil dimediasi.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat bersama aparat keamanan TNI dan Polri masih berupaya menciptakan perdamaian antara kedua belah pihak.

Kepala Desa Bataka, Fransiscus Roy, mengatakan hingga Senin (3/8/2026), belum ada kesepakatan damai yang mempertemukan kedua desa pasca insiden tersebut.

“Untuk mediasi antar desa sampai saat ini belum berhasil,” kata Fransiscus.

Meski demikian, ia mengapresiasi kunjungan Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad, yang menemui warga Desa Bataka setelah insiden tersebut.

Menurut Fransiscus, dalam pertemuan itu Wakil Bupati menyampaikan bahwa seluruh biaya penanganan medis bagi korban luka, baik luka berat maupun luka ringan dari Desa Bataka, akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.

Selain itu, Wakil Bupati juga meminta agar seluruh kendaraan milik warga Bataka yang mengalami kerusakan saat peristiwa bentrokan didata untuk ditindaklanjuti.

“Pak Wakil sudah menyampaikan di hadapan warga Desa Bataka bahwa motor yang tertinggal di Desa Soa Sangaji dan Tuguis sudah dikembalikan ke Desa Bataka. Korban luka dari Bataka juga diarahkan untuk mendapatkan perawatan medis yang menjadi tanggung jawab Pemda. Sementara kendaraan yang mengalami kerusakan diminta untuk didata terlebih dahulu,” ungkapnya.

Fransiscus menjelaskan, kondisi keamanan di Desa Bataka mulai berangsur kondusif. Namun, situasi dinilai belum sepenuhnya aman karena proses perdamaian antara kedua belah pihak masih terus diupayakan.

“Situasi sudah mulai reda sedikit. Kami juga terus berusaha secara bertahap untuk menenangkan keadaan. Warga berharap Bupati bisa turun langsung melakukan mediasi dan bertemu dengan masyarakat Desa Bataka,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun pemerintah desa, jumlah korban dari Desa Bataka mencapai 23 orang yang terdiri dari korban luka ringan maupun luka berat.

Peristiwa bentrokan itu terjadi sesaat setelah pertandingan sepak bola dalam ajang Sotus Open Tournament 2026 yang mempertemukan tim Desa Soa Sangaji Nyeku melawan tim Desa Bataka. Pertandingan berakhir dengan kemenangan tim Soa Sangaji Nyeku.

Usai wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, keributan terjadi di dalam lapangan dan berkembang menjadi aksi saling serang antarwarga. Bentrokan tersebut mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka serta sejumlah kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada mediasi yang mempertemukan kedua kelompok warga secara resmi. Aparat keamanan bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat masih berupaya meredam situasi agar tidak terjadi bentrokan susulan.**

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terpilih Secara Aklamasi, Hj.Chuzaemah Djauhar Pimpin PBSI Halbar Periode 2026-2030

6 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Gegara Konflik Batas Wilayah, Pemberhentian Kades Memicu Kemarahan Warga

5 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Terpilih Aklamasi, Chuzaemah Djauhar Pimpin PMI Halbar

1 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Besok, KM. Queen Merry Mulai Beroperasi

30 September 2026 - 13:20 WIB

Peringati Hari Lalu Lintas, Polisi Cilik Polres Halbar Raih Juara II

23 September 2026 - 04:47 WIB

Pemda Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan Ke KUPP Jailolo

17 September 2026 - 01:33 WIB

Trending di Pemerintahan