HALBAR.Opsi – Bupati Halmahera Barat (Halbar), Bapak Danny Missy meminta kepada para Kepala Desa untuk menyajikan data yang benar terkait masyarakat penerima Bantuan Sosial Beras (BSB) dari Kementrian Sosial (Kemensos).
Bupati Danny Missy saat menghadiri acara peresmian gedung serbaguna dan gedung PAUD di Desa Gamomeng Kecamatan Sahu Timur, Selasa (22/9) menyampaikan, saat dirinya mengikuti sekolah partai PDI-Perjuangan, dirinya bertemu langsung Menteri Sosial. Danny menyampaikan bahwa dimasa pendemi Covid-19 saat ini Masyarakat Halbar sangat membutuhkan uluran tangan dari Pemerinta Pusat. Olehnya itu, Mensos memberikan jatah untuk kabupaten Halbar sebanyak 6000 Kepala Keluarga (Kk) yang akan menerima bantuan beras Per Dua Bulan 30 kilo gram.
“Jadi untuk Halbar, Menteri Sosial memberikan jatah 6000 Kk penerima bantuan beras,”ungkap Danny.
Olehnya dari itu. Orang nomor satu di pemkab Halbar itu meminta, agar tim pendamping desa mendampingi Kepala Desa untuk melakukan verifikasi data, sehingga warga yang nantinya menerima bantuan beras adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Jadi saya ingatkan Kades dan Camat, jangan nepotisme atau pilih kasih, tapi bantuan yang nantinya disalurkan sampai kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan,” tegasnya.
Danny menambahkan, ada juga Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos, jadi setiap saat dirinya akan melakukan konfirmasi kepada masyarakat yang menerima BST supaya tidak terjadi komplain.
“Saya berharap, kita semua dapat melaksanakan tugas dengan baik, supaya bantuan yang disalurkan tepat pada sasaran,”pungkasnya.(red)


















