JAILOLO. Opsinews – Puluhan calon penumpang kesal terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat (Pemda Halbar) mengingat Pemerintah tersebut tidak menyediakan pelayanan pemeriksaan Rapid Test Antigen di lingkungan Pelabuhan Jailolo, Kecamatan Jailolo Provinsi Maluku Utara, lebih terkhususnya rute Jailolo-Manado.
Hal ini menyebabkan, salah satu penumpang atas Usman, saat di temui wartawan, Rabu (13/1) menyampaikan Keluh kesahnya.
“Kami sekitar 20 orang lebih tidak di perbolehkan menggunakan Rapit Tes biasa, harus pakai Rapit Tes Antigen, dan itu tidak ada di Halbar. Olehnya itu, tadi kita langsung ke Ternate dan melakukan Rapit tersebut di Klinik Agung Amana yang berada di Ternate, dengan pembayarannya sebesar Rp.270 ribu per orang,” terang Usman.
Tidak hanya itu ada sejumlah Ibu-ibu yang kesal dan berkata Pemda Halbar sudah seharusnya menyediakan hal tersebut. Namun, hal itu justru tidak diadakan di Pelabuhan Jailolo.
“Setidaknya ada pemberitahuan kalau memang tidak ada Rapit Antigen di Halbar, ini saja tidak ada petugas covid-19 yang stand by atau berjaga disini,” kesalnya.
Kami terpaksa terlantar sudah beberapa jam di pelabuhan. Dengan nada yang terdengar kesal serta menyebut Pemda tidak peduli masyarakatnya sembari terpaksa marah dan mengeluarkan tangisan. Pungkasnya (a93)


















