JAILOLO, Opsinews.com – Wakil Ketua DPRD Halmahera Barat (Halbar), Riswan Hi. Kadam menantang Bupati dan Wakil Bupati, James Uang-Djufri Muhammad (JUJUR) men Diahi (Benahi) sistem keuangan halbar.
Tantangan itu disampaikan oleh Riswan melalui pres rilis, Selasa (2/3) mengingat, karena Tage Line Bupati dan Wakil bupati adalah Diahi (Benahi), sehingga di pemerintahan JUJUR harus konsisten melakukan Diahi keuangan halbar dan harus berani memblokir atau membintangi belanja yang termuat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kita butuh konsistensi dari JUJUR, karena untuk membenahi sistem keuangan, JUJUR harus berani memblokir APBD yang bersumber dari PAD,” ungkapnya.
Politisi PKB Halbar ini menegaskan, jika Jujur berkeinginan memberikan pelayanan prima serta kepastian pembayaran kepada SKPD dan pihak ketiga, tapi sebaliknya belanja yang bersumber dari PAD tidak dibintangi, maka bisa dipastikan terjadi defisit diakhir tahun dan itu sama halnya dengan menciptakan utang baru.
“Percuma kita bicara soal efesiensi anggaran untuk menyehatkan keuangan daerah, tapi pada akhirnya menciptakan utang baru di kepemimpinan Jujur,” cetusnya.
Anggota DPRD Dapil II Halbar ini mengaku, sesuai Tranfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang terbaru dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu), Dana Alokasi Umum (DAU) Halbar mengalami pengurangan sebesar Rp. 15 miliar, sehingga sangat menekan arus cash keuangan daerah.
“Terobosan memperbaiki sistem keuangan harus butuh keberanian, kita jangan lagi berteori, tapi minim tindakan, semoga Jujur bisa mampu mendiahi halbar dari sisi pengelolaan keuangan,” pungkasnya.
Reporter : Amri
Redaktur : Nano





















