JAILOLO, Opsinews.com – Tindakan tidak terpuji yang dilakukan beberapa orang tim sukses dari Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Barat, James Uang dan Jufri Muhammad (JUJUR), membuat GMNI Cabang Halbar angkat bicara.
Ketua Plt GMNI Cabang Halbar menganggap Bupati dan wakil bupati tidak mampu menertibkan tim suksesnya, bahkan Bupati dan wakil bupati dinilai tidak punya kemampuan menata pemerintahannya dari sisi keamanan.
Jekson Karubun selaku Ketua Ptl GMNI Cabang Halbar kepada awak media, Rabu (21/4) mengatakan bahwa, kedatangan tim sukses ke kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halbar, bahkan langsung mengamuk hingga membanting pot bunga serta mengancam Kepala BKD Halbar, Zubair T. Latif merupakan tindakan yang tidak terpuji.
“Keributan di ruangan BKD merupakan tindakan yang sudah sangat terlewatkan, bahkan melewati batas aturan,” ujar Jekson sapaannya ke Opsinews.com.
Sebetulnya, lanjut Jekson, bila di telusuri secara prosedural, mekanisme pelantikan pegawai apapun di lingkup pemerintahan, harus disetujui dan diagendakan oleh pimpinan, yaitu Bupati dan Wakil Bupati selaku kepala daerah.
Jadi, tidak serta merta diagendakan atau dilaksanakan oleh BKD Halbar.
“Dengan adanya tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan tim sukses, ini sangat merusak citra Pemerintahan Kabupaten Halmahera Barat,” lanjut Jekson
Maka dengan ini, GMNI Cabang Halbar menyatakan sikap secara tegas kepada bupati dan wakil bupati, Jems Uang dan Jufri Muhammad, supaya dapat memperbaiki tata kelolah pemerintahan terutama dari sisi keamanan. Dan, jika ada oknum tim sukses yang membuat keributan di dalam kantor Bupati, supaya diharapkan kepada Bupati dan Wakil Bupati segera secara cepat mengambil tindakan. Mengingat bahwa, kantor Bupati merupakan kantor pemerintahan, bukan poskoh tim kemenangan yang hanya mencakup segelintir orang. tegasnya
Jadi, harapan kami GMNI Cabang Halbar secara tegas menyatakan poin penting untuk Bupati dan Wakil Bupati, harus mampu mengelola pemerintahan terutama dari sisi keamanan, agar tidak ada lagi preman yang berkeliaran di dalam kantor bupati. Dan juga, bupati dan wakil harus mampu tertibkan tim sukses yang sering melakukan aksi ancaman terhadap pegawai di kantor bupati. tandasnya.
Reporter : tim
Editor : nano


















