MABA, Opsinews.com – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Wasile Timur Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Provinsi Maluku Utara, beberapa waktu lalu, Sabtu (17/7) mengakibatkan kerugian mencapai Ratusan Juta rupiah.
Abubakar A. Radjak selaku Kadis Plt. Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Haltim mengatakan, dampak kerugian banjir Wasile sangat parah dari sektor pertanian, perikanan, dan produktivitas ekonomi masyarakat.
“Nilai kerugian prioritas yang berdampak adalah sektor Pertanian, perikanan dan sektor produktivitas masyarakat dengan kerugian ditaksir 400 juta lebih, Estimasi saat ini cukup representatif menggambarkan kemungkinan kerugian,” kata Abubakar, Selasa (20/7).
Dirinya menuturkan, Data yang digunakan dalam memperhitungkan estimasi kerugian akibat banjir di Wasile Timur diantaranya data luas area yang tergenang berdasarkan citra spasial, data penggunaan lahan berdasarkan Pemerintah Desa dan Masyarakat setempat, data umur padi dari Kerangka Sample Area (KSA), dan wawancara langsung dengan Petani .
“Perhitungan ini dilakukan untuk mengetahui perkiraan nilai kerugian gagal panen akibat lahan sawah yang tergenang di sektor pertanian dan juga perhitungan dilakukan untuk mengetahui nilai kerugian akibat gagal panen,” tuturnya.
Dirinya menambahkan, dari investigasi BPBD melibatkan 2 Kepala Desa Rawamangun dan Desa Sidomulyo dengan dampak wilayah banjir pada pertanian palawija dan holtikultura, kerusakan lingkungan, dan sarana sanitasi.
“Nantinya kerugian ini di sampaikan ke Pemda dan Pihak terkait untuk melakukan langkah selanjutnya,” tandasnya.
Penulis : Ris
Editor : Nano


















