MABA, Opsinews.com – Sekertaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Provinsi Maluku Utara, Ricky Chairul Rifat meminta kepada Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM untuk secepatnya melakukan inspeksi di pasar Rakyat Jiko Mobon setelah melakukan tinjauan dilapangan.
Sebab, pasar Rakyat Jiko Mobon yang dibangun menggunakan anggaran APBN kurang lebih Rp 2,3 Miliar lebih, sudah mulai rusak sebelum digunakan dan apalagi pasar tersebut baru dibangun kurang lebih 6 bulan yang lalu.
Sekertaris Daerah Ricky Chairul Rifat saat meninjau pasar Rakyat Jiko Mobon menyampaikan, dengan melihat kondisi yang ada supaya dijadikan bahan pertimbangan untuk kadis disperindak, agar secepatnya meminta pihak ketiga segera untuk memperbaiki yang sudah rusak.
“Kalau tidak diperbaiki maka itu permasalahan buat mereka, karena ini pembangunanya baru 6 bulan. Sedangkan dana retensi pemeliharaan Rp 50 juta lebih sudah dipotong akibat tidak dilaksanakan,” katanya.
Lanjutnya, sehinga aset pemda yang didapat dari Kementrian Perdangangan itu tidak rusak dimakan waktu, mengingat kondisinya belum sampai 1 tahun tapi sudah banyak yang rusak.
“Tapi apapun masalahnya harus mengedepankan asas praduga tak bersalah, untuk mencari tau semua permasalahnya. Tapi satu, anggaran pembuatan pasar Rakyat Jiko Mobon, sudah cair 100 persen,” ungkapnya. Seraya Menambahkan Karena tidak mungkin dana dari kementrian, proyek sudah selesai tapi belum dibayarkan, itu tidak mungkin.
Dia mengingatkan, Kalau secara kelayakan pasar Rakyat Jiko Mobon, seharusnya banyak yang harus diperbaiki diantaranya plafon yang sudah jebol dan permasalahan atap pasar serta lainya. Untuk itu Kadis Disperindag secepatnya melakukan inspeksi dan mudah-mudahan pasar ini bisa secepatnya difungsikan. tandasnya
Penulis : Ris
Editor : Nano





















