MABA, Opsinews.com – Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Timur (Haltim) Hasanudin Lajim meminta Bupati dan Wakil Bupati Haltim agar secepatnya mengambil langkah melerai kegaduhan atau konflik antara Sekda Haltim Ricky Khairul Rifat dan Kadis Parwisata Hardi Musa terkait dengan Aset Pula Plun.
Menurutnya Pemda Haltim dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati harus jeli melihat perseturuan antara Sekda Haltim dan Kadis Parwisata. Karena dengan perseturuan keduanya bisa menganggu kinerja pemda.
“Saran saya untuk Bupati dan Wakil Bupati agar segera memanggil Kadis Parwisata dan Sekda untuk dimediasi. Agara supaya polemik ini jangan berkepanjangan. Karena ini, biar bagimanapun ini mengangu kinerja Pemda Haltim,” ungkap Hasanudin, Senin (23/8) di ruangan rapat DPRD Haltim.
Lanjutnya, Kemudian Permasalahan Pulau Plun itu merupakan masalah internal, sehingga langkah pertama yang diambil itu komunikasi antara atasan dan bawahan harus terjaga sehingga tidak menimbulkan keresahan dilintas SKPD dan masyarakat Halmahera Timur tidak merasa resah.
“Kalau tidak diselesaikan maka kasus ini akan berkelanjutan sehingga menganggu kinerja pemerintahan karna yang pertama dari sisi masa kerja Pemda Haltim hanya berkisar 3 tahun labih. Oleh karna itu, dengan jangka waktu yang cukup pendek ini, harusnya Pemda membangun harmonisasi di internal Pemda Haltim,” tandasnya.
Sekertaris Komisi III ini mengatakan Konflik antara Sekda dan Kadis Parwisata Harus diselesaikan jangan sampai dengan adanya konflik ini akan menimbulkan masalah lain. Diantaranya ketersingungan Bupati dengan dukunganya dan Lawan politik lainya.
Penulis : Ris
Editor : Nano
















