HALBAR.Opsi – Sesudah menggelar Workshop dalam mengikuti Pelatihan Kepimpinan Nasional (PKN) II dalam beberapa minggu lalu. Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) Chuzaemah Djauhar telah melaksanakan Launching proyek perubahan Strategi Gerakan Sadar Informasi (GASA INO), Kamis (22/10).
Launching yang di gelar di Aula Bidadari lantai I Kantor Bupati Halbar, turut dihadiri oleh M.Rizal Ismail selaku Pjs.Bupati Halmahera Barat,Sekretaris Daerah (Sekda) Syahril Abd Radjak yang juga selaku (Mentor Proyek Perubahan), Kapolres Halbar AKBP. Tri Okta Hendri, SIK, Mewakili Dandim (Pabung) Kodim 1501 Ternate, Reformer PKN II Chuzaemah Djauhar dan Asnath Sowo, Staf Ahli, Pimpinan SKPD serta peserta Launching Gasa Ino.
Pjs.Bupati Halbar, M. Rizal Ismail dalam sambutannya mengatakan sangat luar biasa reformer yang telah merancang proyek perubahan yakni Gasa Ino ini, proyek perubahan ini bisa membuka ekselarasi percepatan pembangunan di halbar.
“Perubahan saat ini sangat cepat, jadi kemampuan harus lebih dipercepat untuk mampu mengelolah sebuah perubahan, karena jika lemah, maka kita akan tertinggal dengan daerah lain,”ujar M. Rizal.

Chuzaemah Djauhar Saat Melakukan Penandatangan Pada Acara Louncing GASA INO
Kepala Dinas Perikanan Provinsi ini juga menyampaikan bahwa, saat ini pandemi Covid-19 membuat semua sektor terganggu, jadi inovasi harus terus ditingkatkan, karena kalau tidak maka kita akan mengalami ketertinggalan.
Selain itu, Reformer PKN II Chuzaemah Djauhar bahwa, pesatnya perkembangan informasi teknologi, masyarakat seakan tak bisa hidup tanpa informasi, untuk itu pemerintah sebagai corong informasi berupaya memberikan informasi yang baik kepada masyarakat.
“Pemberlakukan informasi, keterbukaan informasi publik, diharapkan dapat memberikan manfaat dan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang baik,”ungkapnya.
Lanjut Reformer, pesatnya informasi publik, banyak yang tak bisa dibedakan mana berita bohong dan hoax. Olehnya itu, reformer membuat sebuah terobosan dengan membentuk Gasa Ino.
“Gasa Ino hadir diharapkan dapat memberikan informasi yang sehat dari pemerintah maupun dari masyarakat tentang informasi yang sehat tanpa hoax,”ujarnya.
Emma bilang, tujuan pelaksanaan Gasa Ino adalah membentuk Kelompok Sadar Informasi di empat Kecamatan yakni, Kecamatan Sahu, Kecamatan Sahu Timur, Kecamatan Tabaru dan Kecamatan Jailolo Selatan.
Sementara Sekertaris Daerah (Sekda) Halbar yang juga selaku Mentor Proyek Perubahan Gasa Ino dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Launching merupakan tahapan proper, dengan tujuan memperkenalkan proper kepada masyarakat Dan KIM adalah salah satu proper yang dibentuk untuk menyampaikan informasi dari pemerintah kepada masyarakat dan informasi dari masyarakat kepada pemerintah.
“KIM ini terbentuk, karena adanya berbagai Infomasi–informasi dari pemerintah, sehingga melalui KIM, masyarakat bisa mempertanyakan informasi beredar di medsos, sehingga informasi yang diterima oleh masyarakat tidak hoax,”pintah Syahril.
Lanjut Mentor, KIM juga bisa memberikan informasi kepada pemerintah terkait hasil pertanian, misalnya ada kebun tomat diserang hama, masyarakat bisa menyampaikan informasi kepada KIM dan KIM menyampaikan informasi kepada pemda dan pemda memerintahkan dinas terkait untuk turun langsung, sehingga terciptanya informasi yang sehat.(tj0/PN)





















