Menu

Mode Gelap
Semarak FTJ 2023, BPKD Halbar Gelar Lomba Dayung Wakil Bupati Menyerahkan Uang Saku JCH Halbar Wakil Bupati Resmi Melepaskan 72 CJH Halbar Pekan Ini 72 Cjh Halbar di Berangkatkan Pemda Halbar MoU dengan BSSN. Sekda : Ini Upaya Transformasi Digital

Opini · 3 Mar 2026 15:07 WIB ·

Dua Dekade Bumi Saloi Sirimoi (Sebuah Catatan Reflektif)


 Dua Dekade Bumi Saloi Sirimoi (Sebuah Catatan Reflektif) Perbesar

Penulis :

Peinina Ireine Nindatu 

Dosen Prodi Agribisnis STPK Banau Halmahera Barat.

——————————————————

Dua puluh tiga tahun perjalanan sebuah daerah otonom bukanlah rentang waktu yang singkat. Sejak berdiri sebagai bagian dari dinamika pemekaran wilayah di Maluku Utara, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menapaki proses pembelajaran panjang dalam membangun tata kelola, memperluas pelayanan dasar, dan mengelola potensi sumber daya alamnya. Refleksi ini tidak semata untuk merayakan capaian, tetapi juga menjadi cermin atas pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan bersama.

Sebagai warga Halbar, Provinsi Maluku Utara, kita patut bersyukur dapat beraktivitas, mengabdi serta melayani di sini dengan berbagai profesi yang kita miliki. Bumi Saloi Sirimoi begitu sebutan kabupaten ini, secara administratif terbentuk sejak tahun 2003 dan telah bertransformasi menjadi sebuah pemerintahan pada level kabupaten dalam penyelenggaraan pelayanan publik bersama kabupaten lainnya di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejak itu, kabupaten ini mulai menata diri dan membangun masyarakatnya. Halbar memulai menyelenggarakan roda pemerintahan dengan kepemimpinan perdana oleh Bupati Bapak Namto Roba selama dua periode, dilanjutkan oleh Bupati Bapak Danny Missy dan saat ini dipimpin oleh Bupati Bapak James Uang pada periode kedua. Berbagai kemajuan telah dicapai selama kepemimpinan para pemimpin daerah pada masanya sampai saat ini. Apresiasi positif, penghargaan dan terima kasih kepada semua pemimpin kami yang telah menoreh sejarah dan prestasi serta dedikasi terbaiknya untuk daerah ini.

Transformasi telah terjadi dalam berbagai sendi kehidupan masyarakat Halbar. Tata Kelola pemerintahan, pengelolaan SDA, peningkatan kualitas SDM, pelayanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan raya, termasuk air bersih dan listrik serta fasilitas fisik lainnya berkembang dari waktu ke waktu, demikian juga pemberdayaan masyarakat melalui UMKM dan pelaku ekonomi serta entrepreneur menjadi bagian dari transformasi dimaksud. Nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas budaya masyarakat adalah modal sosial yang telah berakar menjadi pola hidup masyarakatnya bahkan hal lainnya yang terus berubah sebagai sebuah perubahan sosial yg masif dan terencana sebagaimana terdapat dalam dokumen RPJMD Halbar. Sebuah perjalanan panjang dua dekade telah terlampaui dan perlu berefleksi untuk visi mensejahterakan rakyat dari potensi SDA yang dimiliki Halbar.

Beberapa catatan reflektif pada Hari Ulang Tahun Kabupaten Halmahera Barat ke-23 yaitu, perlu membenahi dan meningkatkan pelayanan umum yang bersentuhan langsung dengan berbagai kebutuhan masyarakat yaitu pelayanan kesehatan dan pendidikan terutama pada pelosok desa. Distribusi tenaga medis dan guru serta fasilitas kesehatan dan pendidikan yang memadai masih perlu diperhatikan. Semangat literasi digital guru masih perlu diperkuat. Fasilitas laboratorium, perpustakaan, dan akses internet di sekolah perlu ditingkatkan. Integrasi pendidikan kontekstual berbasis potensi daerah (pertanian, perikanan, pariwisata) perlu ditingkatkan agar sekolah relevan dengan kehidupan masyarakat. Tenaga dokter spesialis dan pencehan stunting serta persoalan gizi keluarga masih menjadi tantangan pada pelayanan kesehatan.
Sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan merupakan tulang punggung ekonomi Masyarakat Halbar. Komoditas seperti cengkeh, pala, kelapa, serta tanaman pangan lokal menjadi sumber penghidupan masyarakat. Di sisi lain, potensi perikanan dan pariwisata bahari juga menjanjikan. Refleksi dua dekade menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya alam masih didominasi pola produksi primer.

Nilai tambah melalui pengolahan, branding, dan akses pasar masih terbatas. Petani dan nelayan sering berada pada posisi tawar yang lemah dalam rantai distribusi. Penguatan kelembagaan petani dan koperasi. Pengembangan industri hilir berbasis komoditas unggulan. Pelatihan kewirausahaan serta integrasi pertanian dengan pariwisata (agro-tourism dan eco-tourism), perlu ditingkatkan. Arah transformasi berkelanjutan memasuki dekade ketiga, Halbar memerlukan pergeseran paradigma Pembangunan yaitu selain pembangunan fisik, pembangunan kualitas SDM penting. Eksploitasi sumber daya alam harus berubah pada pengelolaan berkelanjutan. Orientasi proyek berubah pada orientasi yang berdampak jangka panjang. Transformasi ini dapat menjadi sebuah keniscayaan jika partisipasi masyarakat diperluas, sumber PAD diperkuat, dan kebijakan berbasis data terus dijalankan. Pendidikan dan kesehatan harus menjadi fondasi, sementara pertanian dan sektor unggulan lainnya dikembangkan secara inovatif dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, refleksi dua dekade ini bukan sekadar evaluasi administratif, melainkan panggilan moral kolaborasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dengan semua stakeholder, DPRD Halbar, Pihak Swasta, Perguruan Tinggi, insan pers dan masyarakat agar benar-benar dapat dapat menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Halbar yang adil dan merata.

Selamat HUT Halmahera Barat ke-23
Sejahteralah para pemimpin dan rakyatnya dalam penyertaan Tuhan. Amin.**

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Direktur RSUD Jailolo “dr. Novi Drakel” Cuek Panggilan Pansus DPRD

27 April 2026 - 16:36 WIB

Argumen Penolakan Dinilai Abaikan Konstitusi, Sikap Aktivis Wayoli Disorot

24 April 2026 - 09:19 WIB

Dosa RSUD Jailolo Capai Puluhan Miliar

21 April 2026 - 14:16 WIB

Bantah Tuduhan Pencabulan, Julkifli Dade Sebut Pernyataan Pelapor Mengarah ke Fitnah

5 Februari 2026 - 04:08 WIB

Kapolsek Gane Barat Hadiri Penanaman Perdana Jagung Hibrida Di Desa Moloku

5 Februari 2026 - 03:10 WIB

KUA Gane Barat Mencatat Sebanyak 95 Pernikahan Di Tahun 2025

19 Desember 2025 - 21:54 WIB

Trending di Pemerintahan